Kajian Rutin Pemerintah Agam: Ketua MUI Bahas Peran Strategis Masjid dalam Pembangunan Karakter Bangsa

Agam, 7 Maret 2025 – Pemerintah Kabupaten Agam mengadakan kegiatan kajian rutin setiap Jum’at pagi untuk mewujudkan visi Agam Madani. Pada 7 Maret 2025, acara Wirid Korpri Pemerintah Daerah Kabupaten Agam menghadirkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Agam, Dr. HM Taufiq, M.Ag, sebagai penceramah utama. Acara ini berlangsung di Masjid Nurul Falah, yang terletak dekat dengan Kantor Bupati Agam, dan dihadiri oleh Bupati Agam Beni Warlis, Wakil Bupati M. Iqbal, Sekretaris Daerah (Sekda) Agam Edi Busti, serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Agam.


Dalam kajiannya, yang juga merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Bupati Agam, Dr. H. Muhammad Taufiq, yang juga dosen UIN Bukittinggi dengan keahlian dalam Tafsir dan Ilmu Tafsir, mengangkat tema "Masjid dalam Al-Qur'an dan Bangkit dari Surau." Ia menjelaskan secara mendalam mengenai peran strategis masjid sebagai pusat pembinaan umat serta pembangunan karakter bangsa. Menurutnya, masjid dalam perspektif Al-Qur'an bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.


"Masjid harus dijadikan sebagai basis utama dalam melaksanakan Progul Bupati Agam yang baru, yaitu 'Bangkit dari Surau'. Ini bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi gerakan nyata dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak, cerdas, dan berdaya saing," ungkapnya.

Beliau juga mengutip berbagai penjelasan Al-Qur'an terkait peran masjid, antara lain masjid merupakan milik Allah dan setiap orang yang berkunjung ke masjid dianggap bertamu ke rumah Allah (QS. Al-Jin: 18). Selain itu, Allah menyebutkan bahwa hanya orang-orang tertentu yang akan meng-imarah-kan masjid (QS. 9:18), serta pentingnya menjaga adab saat memasuki masjid, termasuk berpakaian dengan indah (QS. 7:31).

Dr. Taufiq mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk menjadikan masjid sebagai pusat kebangkitan peradaban, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam membangun Madinah. Ia menyatakan bahwa inisiatif "Bangkit dari Surau" memiliki landasan kuat dalam ajaran Islam dan sejarah perjuangan bangsa, khususnya di Minangkabau.


Bupati Agam Beni Warlis dalam sambutannya mengapresiasi kajian tersebut dan menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan Progul "Bangkit dari Surau" sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah. "Kami ingin mengembalikan peran masjid dan surau sebagai pusat pembinaan generasi muda, sehingga nilai-nilai agama dan budaya tetap kokoh di tengah arus globalisasi," ujarnya.


Bupati Agam juga mengapresiasi apa yang disampaikan oleh Ketua MUI Agam dan meminta jajaran MUI Agam untuk turut serta mengawal program unggulan tersebut. Wirid Korpri kali ini merupakan acara istimewa karena dihadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda bersama-sama. Acara ini diikuti oleh hampir 1.000 orang yang terdiri dari seluruh SKPD dan ASN Kabupaten Agam